SENAM OTAK DAPAT MENANAMKAN NILAI ANTI KORUPSI

FB IMG 1471779812886

Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Hukum dan HAM diundang sebagai peserta dalam kegiatan Workshop Agen Penggerak Integritas angkatan pertama tahun 2016, yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bertempat di Santika Hotel Taman Mini Indonesia-Jakarta, sejak kamis sampai dengan sabtu (18-20/08).

Selain itu, kegiatan tersebut juga mengundang sejumlah fasilitator ToT Tunas Integritas yang berasal dari Internal Kementerian/ Lembaga/ Organisasi Lainnya/ Pemda (KLOP), sebanyak 24 orang peserta. Peserta yang mewakili Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM sebanyak 2 orang, yaitu Nanih Kusnani dan Tiarma Rosa Sinaga.

Tunas Integritas (TI) merupakan agen perubahan yang berada pada suatu organisasi, untuk menjadi pendorong terbentuknya budaya organisasi yang berintegritas. 2 orang perwakilan Inspektorat jenderal Kementerian Hukum dan HAM diatas adalah pejabat yang dipercayakan dan terpilih untuk menjadi Tunas integritas.

FB IMG 1471779838802

“Menjadi suatu kebanggaan bagi kami, untuk menjadi duta/ perwakilan yang di percayakan oleh Inspektorat Jenderal Kemenkumham untuk mengikuti kegiatan ToT Tunas Integritas yang di selenggarakan oleh KPK. Dan kami akan berusaha menjaga nama baik dan integritas unit kami dan juga Kementerian Hukum dan HAM” ucap Nanih.

Tujuan dari kegiatan Workshop Agen Penggerak Integritas sala satunya adalah untuk meningkatkan kemampuan para TI dalam menyusun pemetaan dan pengendalian strategis terhadap kemungkinan terjadinya resiko KKN.

“Ada 5 unsur yang menjadi pokok tujuan dari kegiatan TI yang diselenggarakan oleh KPK, salah satunya adalah meningkatkan kemampuan kita sebagai penggerak TI dan dapat mengimplementasikannya ke dalam organisasi kita sendiri” ujar Tiarma.

Dalam kegiatan TI tersebut, ada banyak hal yang menarik yang diajarkan oleh Tim Fasilitator Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat, Deputi Bidang Pencegahan KPK kepada para peserta, untuk menjaga integritas dan tetap selalu fokus pada satu tujuan, diantarannya simulasi senam otak. Senam otak dengan gerakan-gerakan yang mudah diingat, sehat dan memberikan nilai positif, mempunyai tujuan untuk menanamkan nilai-nilai anti korupsi sejak dini.

Selain itu juga, Tim Fasilitator KPK mengajarkan beberapa kegiatan dengan metodologi interaktif yang melibatkan seluruh peserta dalam kelompok-kelompok diskusi untuk pemecahan-pemecahan kasus pada kegiatan sehari-hari di lingkungan kerja, serta tanya jawab hal-hal yang terkait dengan pemahaman serta peran serta dalam pencegahan dan pemberantasan KKN.

Workshop Agen Penggerak Integritas disajikan dalam metode SAKTI (Simpel, Akurat, Konsentrasi, Totalitas, dan Implementatif), dimaksudkan agar peserta mengikutinya dalam suasana yang menyenangkan dan efektif.

Keberhasilan peserta dinilai dari meningkatnya level of engagement harian, tersusun dan terinternalisasinya nilai integritas organisasi, teridentifikasinya potensi resiko KKN organisasi, serta tersusunya rencana aksi.

@foto : nanih. red : humas.itjen

FB IMG 1471779828282