ITJEN MELAKUKAN PENGAWASAN CPNS DI LPMP

DSC 0161

Tim Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Syamsudin Harahap, Indra Jaya Ali, Milanto Simanjuntak, Rini Yuniasih dan Abdul Hamid mendampingi pelaksanaan verifikasi berkas dan pengukuran tinggi badan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham DKI Jakarta selama lima hari dari tanggal 11 s.d 15 September 2017 yang bertempat di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi DKI Jakarta.

Tim Itjen memantau pelaksanaan test seleksi sebelum hal-hal yang tidak sesuai dengan pedoman akan dilakukan pencatatan untuk dilakukan evaluasi oleh Panitia baik Panitia Daerah (Panda) atau Panitia Pusat. Misal surat keterangan domisili, ada peserta yang ber-KTP luar DKI Jakarta harus mempunyai surat keterangan domisili, namun mereka hanya menyerahkan surat keterangan domisili yang menerangkan hanya si A tinggal disini, tidak menerangkan sudah tinggal setahun, sebagaimana permintaan panitia seleksi nasional ini, ujar Indra pada saat wawancara dengan Humas Itjen Kemenkumham di LPMP Provinsi DKI Jakarta, Rabu (13/09).

Selama 3 hari ini berjalan dengan lancar, walaupun pada hari kedua (12/09) pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB telah terjadi masalah pada server sehingga ada 100–200 peserta yang tidak bisa cetak kartu dan peserta menjadi menunggu lama, tambahnya.

Kemudian, Panitia Daerah (Panda) Kanwil DKI Jakarta berkoordinasi ke Panitia Pusat dan Tim Itjen kebijakan dari Panda, bagi peserta yang lulus dan belum mendapatkan kartu ujian untuk mengambil kartu ujian pada hari Minggu (17/09) di Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, ucap Liestiarini Wulandari Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta.

Liestiarini Wulandari menegur peserta yang sedang melakukan tinggi badan bahwa kakinya jinjit, “itu kakinya jinjit”, tegurnya

Pelaksanaan verifikasi berkas dan pengukuran tinggi badan di Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta dilaksanakan sesuai dengan pedoman seleksi CPNS tahun 2017. Sehingga tidak ada yang menyimpang dan kecurangan pada pelaksanaan ini. Misal ada OB Kemenkumham atau anak pegawai ataupun anak pejabat tidak lulus pengukuran tinggi badan, Panda tetap tidak meluluskan peserta tersebut.

Tetapi ada beberapa hal yang tidak sesuai pedoman, seperti orang tuanya meninggal, peserta itu harus mengejar ke pemakaman orang tuanya, maka Panda memutuskan kebijakan bahwa peserta itu harus didahulukan karena sifatnya insiden.

Selain itu, Panda memberikan toleransi kepada peserta yang telat datang, tidak sesuai dengan jadwal ditentukan, namun peserta itu harus menunggu sampai sesi kedua selesai, baru bisa melakukan pengukuran tinggi badan dan verifikasi berkas di hari yang sama sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Tidak bisa mengikuti dihari berikutnya.

Kepala Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta memantau pelaksanaan verifikasi berkas dan pengukuran tinggi badan pada pada siang hari ini (13/09) dan menanyakan kegiatan dari masing-masing panitia dari registrasi, verifikasi berkas sampai dengan tinggi badan.

Dimana pelamar yang lulus seleksi administrasi untuk wilayah DKI Jakarta sebanyak 6255 Peserta. Dari 6.255 peserta dibagi menjadi lima hari, yang perharinya sebanyak 1.251 Peserta dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB, dan Sesi kedua dari pukul 13.00 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB. Namun pada saat peserta mendapatkan di sesi pertama tapi hadir pada pukul 13.00 WIB, peserta tersebut tetap dapat mengikuti.

Dengan adanya pendampingan dari Itjen Kemenkumham, dapat memantau dan memberikan arahan serta mencegah terjadi penyimpangan dan kecurangan, namun tidak bisa membuat kebijakan, ungkap Liestiarini Wulandari. Red/Photo : Humas.itjen

DSC 0151

IMG 3206