MENGINGINKAN KADER YANG DISIPLIN DAN RAPI

IMG 3315

Dalam merekrut PNS masih diketemukan beberapa alat komunikasi seperti handsfree, dll. Oleh karena itu, Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) melakukan pemantauan dan pengawasan seleksi CPNS Tahun 2017.

Dimana tugas dan fungsi Itjen Kemenkumham yaitu melaksanakan sebagian tugas Menteri di bidang pengawasan dan pendampingan kepada pihak sekretariat jenderal dan kantor wilayah kemenkumham.

Supaya pelaksanaan penerimaan CPNS Kemenkumham berjalan dengan lancar sesuai dengan ketentuan yang ada, artinya Itjen melaksanakan tugas sesuai dengan ruang lingkupnya, tidak melebihi apa yang sudah ditentukan di dalam pedoman serta tidak ikut campur apa yang menjadi kewenangan Panitia Daerah (Panda), baik pusat atau daerah.

Itjen Kemenkumham khususnya Tim Pendampingan yang bertugas di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Banten, Budi (Inspektur Wilayah I), R. Erie Irawan (Auditor Muda), Niken Ayu Kusumaningpuri (Auditor Muda) melaksanakan pendampingan penerimaan seleksi CPNS Tahun 2017 yaitu pengukuran tinggi badan dan verifikasi berkas untuk formasi SLTA/Sederajat yang bertempat di GOR Radar Banten, serta Tes Computer Assisted Test (CAT) untuk S1/Dokter yang bertempat di Hotel Olive Karawaci, Tangerang.

Berdasarkan hasil pemantauan kami, selama ini pelaksanaan pengukuran tinggi badan dan verifikasi berkas serta Tes CAT berjalan dengan lancar dan tidak ada penyimpangan yang signifikan. Jika ada masalah, kami hanya mencatat dan mengevaluasi hasil dari pelaksanaan pengukuran tinggi badan, verifikasi berkas dan tes CAT. Dan semua keputusan diserahkan kepada wewenangan Panitia Daerah (Panda), ucap Budi.

Pelaksanaan CPNS Kemenkumham Tahun 2017 ini, masih ada kekurangan informasi yang tidak sampai di peserta. Misal, salah satu peserta sebut saja "K". Berdasarkan informasi yang "K" dapatkan hari Senin harus datang, ternyata pada saat "K" datang, tidak ada namanya. Namanya ada di hari Selasa, ujar Budi.

Kemudian, ada hambatan lain yaitu terkait masalah pakaian. Berdasarkan ketentuan yang ada, Panda minta supaya peserta memakai pakaian atasan putih dan bawahan hitam. Tetapi ada beberapa calon peserta yang tidak menyimak peraturan yang sudah dibuat panitia. Itu salah satunya yang menjadi masalah, tambahnya.

Jadi, peserta harus mempunyai kedisiplinan dan kerapihan yang telah ditentukan oleh pihak Panda. Karena Kemenkumham ingin mendapatkan kader-kader yang disiplin dan rapi serta berintegritas tinggi. Sehingga dari awal kita sudah tanamkan rasa tanggung jawab mengikuti ketentuan yang ada, pesannya.

Selanjutnya Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Banten mengatakan, dengan adanya pendampingan dari Itjen, kami sangat terbantu atas arahan dan masukan yang dilaksanakan secara konsekuen dan terbuka, kata Enny Purwaningsih.

Peserta untuk formasi SLTA/Sederajat yang memenuhi persyaratan sekitar 6.376 orang, dilaksanakan selama 6 hari dari tanggal 11 - 16 September 2017. Jadi peserta yang mengikuti pengukuran tinggi badan dan verifikasi berkas sekitar 1.062 s.d 1.063 orang perhari, ucap Enny. Red/Photo : Humas.itjen

IMG 3295

IMG 3300