KEMENKUMHAM SUMBANG BENCANA PALU DAN DONGGALA

Slide4

Jakarta, sebanyak 80 pegawai Inspektorat Jenderal Mengikuti “Devile” yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum dan HAM dalam rangka Pembukaan Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Kementerian Hukum dan HAM pukul 09.00 WIB, Rabu (3/10)

Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh peserta unit eselon I pusat dan perwakilan kantor wilayah dari DKI Jakarta, dimana setiap unit eselon I menggunakan seragam yang berbeda dengan yang lain, dimana Inspektorat Jenderal menggunakan seragam training berwarna Hijau dan topi hitam.

Inspektur Upacara dipimpin langsung oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly dan selaku Pemimpin upacara adalah Zaeroji Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian.

Menkumham dalam sambutannya didepan peserta upacara, Peringatan HDKD adalah salah satu indicator dari sudut pandang waktu, dimana seluruh jajaran Kemenkumham harus saling introspeksi diri, waktu bagi untuk merenung, apa yang sudah dikerjakan ini sedah memberikan kontribusi pada pembangunan secara nasional dan apa sudah dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Ditengah kondisi yang sedang berduka ini, Menkumham mengingatkan agar kita tidak saling menghujat, mencaci, dan saling membenci. Dan tidak tepat saling mencari kesalahan dari orang lain, maish sibuk dengan urusan duniawi dan mengutamakan urusan pribadi tanpa mau memberi dan berbagi dengan yang lain, ujar Yasonna.

HDKD Kemenkumham 2018 ini mengusung tema “SINERGI KERJA-KAMI PASTI” dimana seluruh pegawai harus menjiwai dan melaksanakan dengan sungguh-sungguh pada setiap aspek pelaksanaan tugas dan fungsi kita sebagai pegawai Kemenkumham.

Menkumham di hari HDKD ini juga sekaligus mencanangkan GERAKAN DISIPLIN NASIONAL, dimana harus dipelopori oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) demi terwujudnya Pemerintahan yang bersih dan berwibawa khususnya di lingkungan Kemenkumham.

Diakhir kegiatan upacara, ada momen penting yang sangat berharga dimana para Pejabat unit pusat ikut menyumbang bersama Menteri untuk korban bencana alam yang terjadi di Palu dan Donggala dengan hasil sumbangan sebesar Rp 27 juta, Sulawesi Tengah. Sumbangan yang telah dihasilkan akan diserahkan kepada perwakilan Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tengah untuk ikut membantu korban bencana alam Gempa dan Tsunami. Red/Photo: Humas.Itjen

Slide3

Slide1

Slide5