MENKUMHAM : MARI BERLOMBA-LOMBALAH BERINOVASI

IMG 9546

Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, Aidir Amin Daud menghadiri Upacara Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-53 tahun 2017 yang bertempat di Lapangan Upacara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kamis pagi ini (27/04) dengan tema “Kami Kerja Nyata, PASTI Bersih Melayani”.

Upacara tersebut dihadiri oleh Pimpinan Tinggi Madya, Pimpinan Tinggi Pratama dan Petugas Pemasyarakatan di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM serta para undangan. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Menteri Hukum dan HAM.

IMG 9531

Pertama-tama saya mengucapkan “Selamat Hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke-53 dan selamat ulang tahun kepada insan-insan Pemasyarakatan di seluruh penjuru tanah air”, Dirgahayu Pemasyarakatan, Sarwo hayu ingkang ketemwan, semoga kebahagiaan yang selalu ditemui, dan Indonesia selalu menanti dharma bhaktimu, ucap Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly sebagai Inspektur Upacara.

Ditengah-tengah kritikan ke kita, maka saat ini dalam perjuangan di Hari Kartini, Ibu yang membuka mata kita untuk merubah paradigma kita bahwa tujuan dapat dicapai oleh perubahan. Orang yang tidak mau merubah, tidak ada kemajuan. Kemajuan dicapai dengan adanya inovasi, untuk itu saya mengajak “mari berlomba-lombalah berinovasi”. Ajakannya.

Saat ini telah ditetapkan dan dibangun beberapa industri di Lapas dari mulai manufacturing, percetakan, olahan makanan dan penggemukan sapi. Paradigma pembinaan memang sudah diharuskan bergeser, tidak sekedar memberi keterampilan sebagai bekal WBP untuk kembali ke masyarakat tetapi mengarah pada pembinaan yang produktif dalam wujud pembangunan industri di lapas.

Tugas berat untuk membangun mental WBP dari yang merasa tidak mampu menjadi semangat dan mau bekerja. Dimana WBP yang merasa “aku bisa melakukannya”, lalu “jika saya berbuat, apapun bisa tercapai”. Namun terhadap WBP yang ragu, WBP lain mendorong dengan ucapan “ayo, coba saja”. Jadi, “kalau ada kemauan, pasti ada jalan dan itu pasti akan terjadi”, imbuhnya.

Kemudian, Yasonna juga mengajak para hadirin dan seluruh jajaran Pemasyarakatan untuk melakukan instropeksi diri dan segera bergerak melalukan pembenahan dengan kata kunci “KOMITMEN”, yang akan menjadi pondasi dan benteng kita dalam mengaplikasikan niat baik kita untuk melakukan pembenahan diri, ajaknya.

Akhir sambutannya, Menteri Hukum dan HAM memberikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah membantu dan bekerjasama dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya kepada Kepala UPT Pemasyarakatan dan Petugas Pemasyarakatan yang menerima penghargaan. Saya mengucapkan selamat, tingkatkan kinerja Saudara, berikan pengabdian yang terbaik, pesan Yasonna.

IMG 5170

Di sela-sela upacara, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM dengan Ikatan Arsitek Indonesia, Universitas Budi Luhur, Bank Negara Indonesia, Yayasan JEERA, Yayasan Indonesia Biru, Yayasan Koreksi, Daya Kreasi Revolusi dan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM dengan Badan Kepegawaian Negara, Tentara Nasional Indonesia dan Ikatan Pencak Silat Indonesia.

Tidak hanya itu, dilanjutkan penyerahan piagam penghargaan kepada pegawai berprestasi, mulai dari Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kepala  Lapas, dokter, perawat, hingga Jabatan Fungsional Umum yang bertugas di UPT Pemasyarakatan. Red/Photo : humas.itjen

IMG 9564

IMG 9430

IMG 9500

IMG 5144

IMG 9456

0