ITJEN KEMENKUMHAM AKAN TUTUP LUBANG KECURANGAN DALAM PENGADAAN CPNS

IMG 2958

Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM (Itjen Kemenkumham) menilai bahwa kerap kali pengadaan calon pegawai negeri sipil (CPNS), rawan akan penyimpangan dan kecurangan. Hal ini dikatakan oleh Inspektur Jenderal Kemenkumham Aidir Amin Daud, saat memberikan arahan dalam rapat persiapan pendampingan pengadaan CPNS Kemenkumham tahun 2017, di auditorium Itjen Kemenkumham  lt.16 (11/9).

“Pengawasan yang kita lakukan dalam pendampingan pengadaan CPNS Kemenkumham adalah untuk mencegah agar tidak menyimpang dari apa yang sudah ditentukan” ucap Irjen Kemenkumham Aidir Amin Daud.

Aidir juga menambahkan, kita harus mampu menutup lubang-lubang kecurangan, ingatkan kepada teman-teman selaku panitia daerah dan yakinkan kepada seluruh pelamar, bahwa pelaksanaan ini murni dan transparan.

Sebanyak 17 ribu lebih kebutuhan dalam perekrutan/ pengadaan CPNS yang dilaksanakan oleh Kemenkumham tahun 2017, hingga Senin pagi (11/9), sudah tersaring jumlah pelamar yang lulus untuk mengikuti tahap ujian di seluruh Indonesia, dan tembus diangka 1,2 juta orang lebih. Suatu angka yang fantastis dari selisih angka jumlah yang dibutuhkan, terutama bagi para pencari lowongan kerja yang berminat ingin menjadi pegawai negeri sipil.

Hal ini tentunya peran Inspektorat Jenderal dalam menjalankan fungsi pengawasannya sangat dibutuhkan, dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang handal dan berintegritas, dalam rangka mengawal proses pelaksanaan penerimaan calon pegawai negeri sipil yang profesional, akuntabel, sinergi, dan transparan serta berintegritas.

Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM telah mempersiapkan tim-timnya, yang akan disebar pada 33 Kantor Wilayah di seluruh Indonesia, dalam rangka ikut mengawal dan  mendampingi pelaksanaan pengadaan CPNS tahun ini.

“Kita akan lakukan pendampingan pengadaan CPNS pada setiap tahapan, dengan maksud sebagai bentuk pengendalian” ucap Sulistiarso Inspektur Wilayah VI, saat memimpin rapat persiapan pendampingan CPNS Itjen Kemenkumham.

Rapat persiapan pendampingan CPNS yang dihadiri oleh Inspektur Jenderal, Sekretaris Inspektorat Jenderal dan para Inspektur Wilayah serta sejumlah tim yang akan melaksanakan tugas pendampingan diselenggarakan dengan maksud sebagai bentuk penguatan pengawasan dalam menjalankan tugasnya sebagai Consulting dan Quality Assurance.

Irjen Kemenkumham berharap, bahwa pengadaan/ perekrutan CPNS yang dilaksanakan tahun ini oleh Kemnkumham, dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan mekanisme pedoman pelaksanaan CPNS.

Selain itu juga, tujuan pelaksanaan pendampingan yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM adalah untuk memperoleh keyakinan bahwa seleksi CPNS bersifat adil, objektif, transparan, dan bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), imbuhnya.

Dalam pelaksanaan tahap awal, yang dimulai sejak 11 September hingga 16 September 2017, Itjen kemenkumham menurunkan timnya untuk mengawasi dan mengamati jalannya kegiatan verifikasi dokumen atau berkas asli, pengukuran tinggi badan untuk kualifikasi pendidikan Diploma III/ D III dan SLTA/ sederajat, serta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk kulaifikasi Dokter Spesialis, Dokter dan Sarjana/S-1.

Sementara itu, Sekretaris Inspektorat Jenderal Luluk Ratnaningtyas menyampaikan pesan kepada tim yang akan melakukan tugas pendampingan pengadaan CPNS, untuk bekerja secara profesional dan memahami pedoman serta mengetahui batasan tugas yang dijalankan.  @humas.itjen

IMG 2953

IMG 2898