IRJEN KEMENKUMHAM : CALON PEGAWAI HARUS MEMPUNYAI KECERDASAN DAN INTEGRITAS

IMG 4998

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, Jum’at siang mengundang Sekretaris KemenPAN dan RB Dwi Wahyu Atmaji dan sejumlah pimpinan tinggi madya dan pratama pusat dan kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM, guna membahas mengenai penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), yang saat ini sedang berlangsung di Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta (13/10).

Pertemuan yang dilakukan di Auditorium Ditjen AHU Kemenkumham tersebut, Menkumham menginginkan bahwa Penerimaan CPNS yang saat ini sedang berlangsung dijajaranya tidak mau ada masalah yang akan membuat masyarakat hilang kepercayaannya, dan harus transparan.

“Jangan sampai kita cederai kegiatan penerimaan CPNS ini. Jika ada masalah dilapangan, kita harus cepat dan tanggap dalam mengambil keputusan dan mencari solusinya” pesannya.

Dari laporan Sekretaris Jenderal Kemeterian Hukum dan HAM Bambang Rantam Sariwanto, bahwa jumlah pelamar yang tersaring di Kemenkumham sudah melebihi dari yang dibutuhkan, baik dari tingkat SLTA/sederajat maupun tingkat Sarjana.

“Jumlah pelamar CPNS di Kemenkumham mencapai 1.116.138 orang, dari 17 ribu orang formasi calon pegawai yang dibutuhkan, dan saat ini akan memasuki tahap tes wawancara” ujar Bambang.

Dalam sistem perekrutan dan penerimaan calon pegawai negeri sipil yang diselenggarakan oleh beberapa Kementerian maupun Lembaga, kini sudah menggunakan sistem aplikasi secara online yang terintegrasi dengan Menpan RB dan Badan Kepegawaian Nasional, yang sampai saat ini terus dikembangkan. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi adanya praktek kecurangan yang bisa saja dilakukan oleh penyelenggara.  

Sekretaris KemenPAN dan RB Dwi Wahyu Atmaji mengatakan, bagi calon pelamar yang akan mengikuti tes uji kompetensi, kini sudah menggunakan Computer Assited Tes (CAT) dan hasilnya sudah tidak bisa dimain-mainkan lagi.

Dwi juga menambahkan, sistem penerimaan pegawai yang telah dilakukan oleh Kemenkumham sudah berjalan dengan baik dan transparan.

Sementara itu, dalam penyelenggaraan penerimaan calon pegawai yang sedang dilakukan oleh Kementerian Hukum dan HAM, Irjen Kemenkumham Aidir Amin Daud menginginkan tidak ada lagi permainan yang dapat merugikan orang lain.

“Kita saring CPNS yang memiliki kecerdasan prima, dan integritas yang baik, serta berhenti berbuat curang” ucap Aidir.   Red/Photo: Humas.itjen

IMG 4956

IMG 4906

IMG 4867