2 ORANG INSPEKTUR WILAYAH BERGESER, DAN 1 ORANG DIGANTIKAN

Backround Foto Upload3

Sebanyak 2 orang Inspektur Wilayah (Irwil) pada Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM bergeser menjadi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) dan 1 orang lagi Inspektur Wilayah digantikan, karena menjelang masa purnabhaktinya.

Drs. Sulistiarso M.Si, yang sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Wilayah VI, kini menduduki jabatan barunya sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bangka Belitung, dan posisi jabatan lamanya kini digantikan oleh Achmad Samadan SIP, Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Kalimantan Barat. Inspektur Wilayah III dibawah tanggungjawab Drs. Juliasman Purba M.Si, kini digantikan oleh Achmad Rifai, MH, Direktur Informasi Hak Asasi Manusia pada Direktorat Jenderal Hak Asasi Manusia. Dan Drs. Juliasman Purba sendiri kini menempati posisi barunya sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah.

Mendekati masa purnabhakti akhir Mei 2018 nanti, Siti Honiyah, SH yang menjabat sebagai Inspektur Wilayah V pada Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, kini juga sudah ditetapkan sebagai penggantinya yaitu Drs. Imam Jauhari, MH, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara.

Pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM tersebut, telah disyahkan dan ditetapkan oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly, tertanggal 13 Maret 2018, dengan Surat Keputusan nomor M.HH-08.KP.03.03 Tahun 2018.

Berdasarkan surat keputusan tersebut, secara keseluruhan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, melantik dan mengambil sumpah kepada 100 Orang Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang sekaligus juga dibarengi dengan penandatangan fakta integritas, disaksikan oleh Inspektur Jenderal Kemenkumham, Aidir Amin Daud dan Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Bambang Rantam Sariwanto, sebagai saksi.

Pola mutasi dan promosi dijajaran pimipinan tinggi pratama Kemenkumham ini, selain bertujuan sebagai unsur pembinaan, juga sebagai unsur penguatan kapasitas pegawai dan penyegaran manajemen organisasi, sehingga dapat diharapkan Kementerian Hukum dan HAM bekerja lebih Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transfaran, dan Inovatif, sebagaimana motto dari Kementerian Hukum dan HAM yaitu KAMI PASTI.

Hal ini sangat diharapkan oleh Yasonna, saat menyampaikan sambutannya kepada para pejabat yang saat itu baru saja dilantik dan diambil sumpahnya, jangan pernah takut dengan tantangan, karena orang hebat, justru menikmati tantangan. Jalankan tugas dengan sistematis, dan konsisten terhadap perubahan-perubahan. Lakukan langkah-langkah strategis dan perkuat sinergitas, serta ciptakan inovasi dan kapasitas diri untuk organisasi ini.

Selain itu, Yasonna juga mengingikan Kementerian yang dipimpinnya itu bersih dan bebas dari korupsi, segera wujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) disatuan kerja wilayah Saudara. WBK/WBBM adalah miniatur dari Reformasi Birokrasi, karena ini adalah proses pembangunan zona integritas di Kemenkumham” tegas sang Menteri.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepada 100 orang pimpinan tinggi pratama dijajaran Kemenkumham ini, dilaksanakan pada Rabu sore (14/03), di gedung Graha Pengayoman Kemenkumham, Jalan HR. Rasuna Said Kav. 6-7 Kuningan, dan dihadiri oleh seluruh Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kemenkumham, serta para pendamping pejabat yang dilantik. Red/poto : humas.itjen.kemenkumham

Backround Foto Upload2