WAPRES RI MENYERAHKAN WIPO AWARD & ANUGERAH KI

Slide1

Wakil Presiden Republik Indonesia, M. Jusuf Kalla membuka secara resmi Kegiatan Intellectual Property Expo 2018 di Istana Wakil Presiden Jakarta sekaligus memperingati Hari Kekayaan Intelektual Sedunia ke-18 yang jatuh pada tanggal 26 April 2018 dengan tema nasional yaitu “Generasi Indonesia yang Inovatif, Kreatif, dan berkarakter” dan tema World Intellectual Property Organization atau WIPO yakni “Powering Change: Women in Innovation and Creativity.

Kemajuan suatu bangsa tidak lepas dari inovasi, kreativitas dan kerja keras masyarakatnya, ilmuwan, penguasaha dan kita semua. Tanpa inovasi dan kerja keras, tidak mungkin kita capai suatu masyarakat yang maju seperti ini, ucap Jusuf Kalla.

“Kedepan, orang sudah berpikir menjalankan revolusi industri keempat, yang lebih, berdasarkan kepada industri digital dan robotic, dan modal dari semua itu adalah inovasi”, tambahnya.

Setelah itu, Wapres menyerahkan penghargaan “World Intellectual Property Organization (WIPO) Medal for Inventors” kepada Raymond Rubianto Tjandrawinata, yang merupakan seorang peneliti bidang obat-obatan yang berbasis sumber daya alam di Indonesia, seperti tanaman herbal, hewan dan tanah.

Penghargaan kedua diserahkan kepada Dwiki Dharmawan berupa anugerah WIPO Meda for Creativyty, karena dedikasinya yang tinggi dalam upaya penegakan hukum Hak Kekayaan Intelektual (HKI) khususnya di bidang music.

Selanjutnya ketiga, PT. Pertamina (Persero) mendapatkan WIPO IP Enterprise Trophy karena dianggap mendukung pekerjanya untuk menjadi innovator dan mengembangkan invensi.

Keempat adalah Siswa SMAN I Ponorog, Muhammad Farid Husein menerima WIPO Schoolchildren’s Trophy yang menjadi pemenang dalam lomba desain medali untuk Youth Olympic 2018 yang akan diselenggarakan pada Bulan Oktober 2018 di argentina dan mengalahkan 300 peserta lainnya dari seluruh dunia.

Penerimaan penghargaan terakhir adalah Marvel Gracia yang menerima Anugerah Nasional KI untuk Kategori Siswa Inovatif dan Kreatif di bidang Hak Cipta dan Hak Terkait. Karena sejak usia 4 tahun sampai saat ini usia 11 tahun sudah banyak menciptakan prestasi dibidang tari dan mendapatkan anugerah maupun internasional.

“Window of opportunity ini tidak akan bisa dimanfaatkan dengan baik, jika Indonesia tidak mempunyai SDM yang kreatif, inovatif dan berkarakter”, ujar Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly di Pelataran Monas Jakarta (26/04).

Kemudian di Pelataran Monas, Menteri telah menggagas dan meluncurkan layanan online kekayaan intelektual dengan “e-Casaka : PASTI Paten”, dengan memberikan layanan yang Prima, Aman, Terukur, Efektif dan No Pungli (PASTI) terhadap perlindungan “cipta, karsa dan karya” intelektual di Indonesia.

Diharapkan, “melalui informasi teknologi ini, Indonesia mampu mengembangkan inovasi teknologi yang dapat bersaing di pasar global.

Sekitar 2000 orang yang terlibat dan berpartisipasi dalam Hari Kekayaan Intelektual Sedunia ke-18 ini, yang terdiri dari Perwakilan Kementerian dan Lembaga, Negara-negara Sahabat, organisasi internasional, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional, Konsultan KI, Perguruan Tinggi, Industri Kreatif, Kemenkumham baik dari pusat maupun daerah, pemangku kepentingan KI lainnya dan masyarakat umum. Red/Photo: Humas.Itjen.

Slide3

 

Slide2