YASONNA PERINTAHKAN IRJEN KEMENKUMHAM, TINDAK TEGAS CALO CPNS

Slide1

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly, menginstrusikan kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) untuk melakukan pengawasan dan Inspektur Jenderal (Irjen) untuk menindak tegas oknum yang telah terbukti melakukan praktek percaloan, pungli dan KKN, saat rakor pelaksanaan seleksi CPNS, Graha Pengayoman Kemenkumham (21/9/2018).

Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Tahun 2017 dinilai sukses oleh Kementerian/Lembaga lainnya dan mendapatkan sekitar 17.000 formasi yang telah ditempatkan di 11 Unit Utama (Pusat), 33 Kantor Wilayah (Kanwil), dan Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri PAN RB No. 42 Tahun 2018, Kemenkumham mendapatkan CPNS sebanyak 2.000 formasi yang terbagi dalam 30 Jabatan dengan jenjang pendidikan mulai dari SLTA Sederajat hingga Magister untuk penempatan di 11 unit utama, 33 Kanwil, dan UPT.

Pendaftaran seleksi CPNS di Lingkungan Kemenkumham akan dimulai pada tanggal 26 September 2018 sampai dengan tanggal 7 Oktober 2018.

Formasi Penjaga Tahanan kali ini, diprioritaskan untuk UPT yang belum mendapatkan alokasi formasi pada tahun 2017 dan Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim). Adapun untuk 33 Kanwil akan mendapatkan formasi Sarjana (S-1).

Dihadapan seluruh pimti pusat dan daerah yang akan menjadi panita penerimaan CPNS, Yasonna berharap, peserta atau calon pelamar nanti adalah putra/putri terbaik yang terseleksi, kader-kader pegawai yang mempunyai integritas, tangguh dan berintelektualitas serta mempunyai loyalitas tinggi sebagai motor pengerak unit kerja.

Kemudian ditambahkannya lagi, peserta yang lulus merupakan generasi penerus yang tangguh dan bernilai PASTI", harapnya.

Yasonna menginginkan, kesuksesan di tahun 2017 dalam pelaksanaan seleksi CPNS, sebagai tolak ukur kita untuk keberhasilan pada pelaksanaan seleksi tahun ini (2018), dan jangan anggap remeh walaupun jumlah formasinya lebih sedikit dibandingkan tahun 2017, tetap fokus dan lebih berhati-hati, ucapnya.

Usai arahan Menkumham, Irjen Kemenkumham, Aidir Amin Daud juga turut memberikan pengarahan kepada seluruh Pimpinan Tinggi dan Panitia seleksi CPNS Tahun 2018.

"Kita akan pantau, sesuai perintah Menteri. Kita yakin bahwa kebaikan yg kita lakukan ini akan berbuah kebaikan juga, karena kebaikan itu akan selalu memberikan kita sehat wal Afiat", ucapnya.

Sebelumnya, Sekjen menyampaikan, bahwa pada Seleksi CPNS Tahun 2017 masih banyak hal yang belum sempurna dan ada juga hal yang baik.

Yang baik dari masing-masing di wilayahnya punya keyakinan dan pengalaman yang baik untuk di teruskan.

Contoh, adanya transparansi di semua tahap, untuk diteruskan dengan baik. Agar itu menjadi bagian yang memang menjaga akuntabilitas kita dalam menyelenggarakan penerimaan CPNS.

Red/Photo: Humas.Itjen

Slide3

 

Slide2