ITJEN KEMENKUMHAM GANDENG DJA KEMENKEU DALAM MENGEVALUASI ANGGARAN

Print

Slide4

Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM (Itjen Kemenkumham) mengadakan Rapat Evaluasi Anggaran TA 2019 dan Penyempurnaan Rancangan Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) Pagu Anggaran TA 2020 bersama perwakilan Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (DJA Kemenkeu) yang diselenggarakan di ruang rapat Inspektur Jenderal lantai 16 Kuningan, Jakarta selatan yang dihadiri oleh Perwakilan dari Inspektorat Wilayah dan Bagian Itjen Kemenkumham (05/09).

Kepala Bagian Program, Humas, dan Pelaporan Itjen Kemenkumham, Nanih Kusnani menjelaskan tujuan dari kegiatan ini, salah satunya adalah untuk mengetahui anggaran yang disusun, realisasi, bentuk permasalahan yang dihadapi dan solusi agar tercapainya anggaran Itjen yang efektif dan efisien serta dapat diukur capaian kinerjanya, ucapnya.

Sekretaris InspektoratJenderal, Imam Jauhari selaku pemimpin rapat menjelaskan bahwa setiap tahunnya anggaran yang ada di Itjen selalu meningkat, untuk itu ia meminta kepada perwakilan DJA Kemenkeu untuk memberikan arahan serta evaluasi anggaran yang ada di Itjen Kemenkumham, ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, narasumber dari DJA Kemenkeu, Sudaryanto memberikan solusi untuk membuat skala prioritas dalam menyusun anggaran sebagai antisipasi atas kenaikan anggaran di setiap tahunnya.

Sudaryanto juga menjelaskan konsepsi pengalokasian anggaran “Value For Money” tiga unsur yang terdapat didalamnya mencakup (Ekonomi, Efisiensi, dan Efektivitas).

Fauzul, DJA Kemenkeu mengatakan, untuk mengatasi keluh kesah yang dialami oleh Itjen Kemenkumham terkait anggaran yang setiap tahunnya selalu meningkat dapat disiasati, bukan lagi menggunakan spending more melainkan spending better, yakni Itjen Kemenkumham harus memiliki program prioritas sendiri dan itulah yang pertama kali harus dicukupi dengan memaksimalkan anggaran yang ada untuk saat ini.

Spending better dapat ditentukan dengan mereviu dari Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA) yang ada, sehingga dapat dilihat mana yang bisa dimaksimalkan.

“Inovasi kita sangat diperlukan saat ini disini untuk melihat kembali kebutuhan-kebutuhan apa yang perlu kita cermati kembali tentunya semuanya harus mengacu ke prioritas seperti halnya apa yang kami lakukan untuk membagi anggaran untuk masing-masing sektor”, ujar Fauzul.

Akhir rapat, Nanih berharap, dengan adanya pertemuan ini para Auditor di Itjen Kemenkumham dapat memahaminya serta dapat mempraktikannya dilingkungan dan bagiannya masing-masing.(Red/Photo: Humas.Itjen.Kumham)

Slide1

Slide2

Slide3